Minggu, 29 Mei 2011

SOFTWARE DEVELOPMENT

Perangkat lunak merupakan istilah umum untuk data yang diformat dan disimpan secara digital termasuk program computer, dokumentasinya dan berbagai informasi yang bias dibaca dan ditulis oleh computer. Dengan kata lain bagian system computer yang tidak berwujud. Berikut ini adalah beberapa metode pengembangan software yang lebih efektif.

1. Waterfall
Waterfall adalah proses pengembangan perangkat lunak secara berurutan. Tingkat kemajuan akan terus berkembang melewati face-face perencanaan, pemodelan, implementasi (konstruksi) dan pengujian. Langkah-langkahny sebagai berikut:

a. SCOPE yaitu penentuan yang mencakup data,fungsi, dan perilaku yang diimplementasikan, performance dan constrain serta informasi-informasi pendukung lainnya.

b. SOFTWARE REQUIREMENT(kebutuhan perangkat lunak) merupakan gambaran dari layanan dan batasan bagi system yang akan dibangun.
Pengumpulan requirement
• Interviews: memberikan informasi yang terbaik dan mahal.
• Questionnaires: lebih baik jika lebih banyak orang yang terlibat dan tersebar tetapi responnya kurang baik.
• Observation: lebih akurat jika dilakukan dengan baik dan lebih mahal.
• Searching: informasi terbatas, tidak dapat menampilkan hal-hal yang mungkin menjadi masalah.

c. Analisa
Tujuaan dari melakukan analisa adalah:
• Menggambarkan kebutuhan pelanggan
• Membangun dasar-dasar untuk proses desain perangkat lunak
• Mendefinisikan semua kebutuhan pelanggan sesuai dengan lingkup kontrak yang disepakati kedua belah pihak.

d. Perancangan
Proses analisa yang diterjemahkan menjadi cetak biru untuk membuat perangkat lunak. Prinsip perancangan perangkat lunak:
• siap dengan alternative solusi
• perancangan yang dibuat bias dilacak sampai ke model analisis
• untuk bagian-bagian yang berpola sama gunakan komponen yang sudah ada.
• Struktur perangkat lunak sebisa mungkin mendekati struktur domain yang sebenarnya.
• Perancangan sebaiknya menampilkan keseragaman dan kesatuan.
• Mampu mengatasi kejadian yang tidak normal dengan baik.
• Perancangan tidak sama dengan pengkodean.
• Kualitas perangkat lunak harus sudah terlihat dari perancangan.
• Perancangan sebelum dikodekan perlu diuji untuk mengurangi kesalahan.
e. Implementasi

Yaitu melakukan eksekusi atau praktek rencana, metode atau desain dalam pengembangan perangkat lunak. Tahap ini dilakukan sesuai dengan analisa dan pemodelan yang telah dilakukan sehingga hasilny berupa basis data.

f. Pengujian
Bertugas menyelidiki empiris para pemegang kepentingan untuk menyediakan informasi mengenai kualitas perangkat lunak yang diuji. Metode pengujian ada 2 yaitu black box testing dan white box testing.

http://ahdazul.blog.ugm.ac.id/2011/03/09/metode-pengembangan-software/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar